Terlalu Sempurna

Januari 30, 2008

Kalau anda perhatikan baik2, judul tulisan ini sebenarnya tidaklah se-sempurna maknanya. Bagi saya, yg namanya sempurna itu ya “absolutely sempurna”…. titik, ga perlu ditambahi embel2 begitu/terlalu/kurang /agak sempurna, karena nanti maknanya malah jadi “tidak sempurna”.

Tapi kenyataannya, kata2 tersebut masih sering kita dengar atau ungkapkan, baik sengaja atau tdk sengaja. Paling tidak, itulah yg saya ungkapkan dalam hati ketika pagi2 melihat Titi Kamal yg cantik & sexy di televisi.

KataYoi DlmHati: “Titi Kamal…, kau memang terlalu sempurna bagi ku yg dekil & bau naga ini, makanya aq tau diri lah, cinta ini hanya akan ku pendam di dalam hati & tak akan pernah ku ungkapkan padamu…”

TitiKamal NunJauhDisana: “Ha-hatchhyyiieeeng……, sialan… ada yg ngomongin gw kali ya!?”

Kata2 ini jg-lah yg sering kadang2 digunakan perempuan untuk menolak laki2 secara halus. Bukan pengalaman pribadi sih, tp saya sendiri jg tidak tau percis, alasan para perempuan berkata demikian. Bukankah yg dicari tiap orang adalah kesempurnaan? ataukah karena kebodohan saya yg kurang memahami perempuan, karena memang kenyataannya bukan kesempurnaan yg mereka cari. Ceritanya di sinetron2 biasanya begini :

Laki2: Sungguh aku mencintaimu…maukah kau menikah denganku? (type laki2 yg tunjeppoint)

Perempuan: Maafkan aku…, tp km terlalu sempurna untukku, di luar sana masih banyak perempuan yg lebih pantas untukmu…

Hmmm…kalo begitu ceritanya, si perempuan bakal sukses menjaga perasaan si laki2 krn dia (laki2) udh ke-gee-eerr-an duluan dibilang terlalu sempurna. Tp si perempuan jd bisa keliatan bego jg…, abis di kasih yg sempurna kok malah ga mau?

Kali ini saya mencoba ber-positip_thinking pada si perempuan, dia mungkin mencari pria yg dpt melengkapi kekurangannya, karena dia sadar bahwa di dunia ini tidak ada yg sempurna. Whatever, sekali lg maafkan saya yg apa adanya ini karena belum bisa memahami perempuan dgn baik…. maafkanlah aku yg tidak sempurna wahai para perempuan di seluruh dunia…!!

Kembali lg ke cerita, sekarang coba anda perhatikan petikan lagunya Mas Andra&Backbone berikut ini:

“Kau begitu sempurna, dimataku kau begitu indah, kau membuat diriku akan s’lalu memujamu,…

kau adalah hidupku, lengkapi diriku, oh sayangku kau begitu,.. sempurna!!”

Setelah melihat lyrik Mas Andra td, jadi terlihat jelas bawa kesempurnaan yg kebanyakan kita pahami adalah kesempurnaan yg subjetif, bukan kesempurnaan yg absolute. Ini bisa dilihat dr kata2 yg menjelaskan bahwa: yg dimaksud “engkau sempurna” adalah dr perspektif Mas Andra (“menurut ku”).

Sama halnya ketika saya menganggap Titi Kamal ‘begitu sempurna’, belum tentu jg anda sepakat dg saya..ya tho? Atau kata2 dlm cerita perempuan yg menolak laki2 td, itu jg kesempurnaan yg subjectif. Jadi terang saja, ga bakal ada titik temu antara keduanya, dan akan sangat sulit bg orang lain utk memahaminya.

Yahh…semua memang tidak ada yg sempurna, termasuk tulisan saya ini. Tapi bahwa kesempurnaan hanyalah milik Allah dan yg lainnya tidak sempurna itu sudah pasti. Kesempurnaan milikNya adalah absolute dan tidak boleh diingkari karena memang tidak akan mampu kita mengingkarinya.

Seperti biasa, pesan moralnya adalah:

  1. Jangan merokok di tempat umum, karena dpt mencemari udara di sekitar dan melanggar hak asasi manusia utk bernafas lega.
  2. Ingatlah jg bahwa di dunia ini tidak ada yg sampurna, kecuali merk rokok.

katayoi yg apa adanya

Jalan Sempit & Berliku

Januari 22, 2008

Aku berharap bisa terhindar dari jiwa yg berpaling,

Karena bukan kehendakku sendiri kisah ini terjadi,

Melainkan hanya suatu pemberian yg terbaik,

Dan sadarilah ketika smesta memuji,

Hanya kata ikhlas yg pantas terucap,

Ikhlas atas segala yg diterima dan yg menyertai,

Hingga berjalannya waktu tak berlaku lagi bagiku,

Maka, bagiMu-lah sujud & permohonanku,

Lapangkanlah jalan yg sempit & berliku ini,

Agar aku dapat menyusuri jalanMu,

Mengikuti jejak2 mereka yg sejati.

Amien

doayoi yg apa adanya

Introducing YoiKuliner

Januari 18, 2008

Sengaja saya tambahkan kategori yoikuliner di blog ini bukan untuk membuatnya jadi tambah campur aduk, tapi lebih untuk melampiaskan nafsu makan saya yang kadarnya sudah melebihi ambang batas normal yg ditetapkan Departement Kesehatan RI.

Info seputar tempat makan yang pernah atau ingin saya kunjungi ini semoga dapat menginspirasi anda untuk ikut mencicipinya juga. Dan tentu saja karena tempat makan ini adalah rekomendasi saya, maka saya juga menawarkan jasa saya untuk mengantarkan anda2 semua. Karena saya tidak ingin anda2 akan mengalami kesulitan untuk menemukan lokasi warung2 tersebut. Seperti pepatah bilang: “Malu bertanya, perut tak kenyang”..(hihi nyari gratisannn ..;)

Sebagai tambahan informasi, biarpun body saya ini kecil, mungil, dan imut2, kapasitas perut saya untuk menyimpan makanan ga kalah sama gudang Bulog lho, jadi ga perlu khawatir mengajak saya ke beberapa warung sekaligus dalam satu waktu.

Saya juga kalo makan jarang sekali nambah kok, tp kalo dibungkus ok..(whaaa.. malah boros). Dan terahir yang paling penting, sebelum mengajak saya (“Ge eRrr”), anda harus tau dulu makanan yg saya suka dan yg tidak saya suka.

Makanan yg tidak saya suka adalah makanan yg menggunakan bahan2 dan bumbu2 politik, seperti:

  1. Es Beyee -> bikin batuk
  2. Sup Kalla -> kalo dingin ga enak
  3. Mie Gawati-> porsinya guedhee, Combo Double, kenyang…
  4. Sayur Paloh -> dibungkusnya pake kertas koran, kurang higienis
  5. Jus Dur -> rasanya rame; manis, asem, asiiin
  6. Jagung Laksono -> jagung tua, capek ngunyah
  7. Ubi Ranto -> maaf bikin kentut
  8. Soto Yoso -> udh ga jualan lg

Sedangkan makanan yg saya suka, adalah makanan yg baru dilihat aja udh enak, apalagi dicicipi, hmmm…”mak-nyus”, makanan2 itu adl:

  1. Sate Nur Haliza -> sate khas Malaysia
  2. Kris Bayamti -> sehat dan berisi…eh bergizi
  3. Luna Ayam -> paket A: dada/paha atas + kentang
  4. BCL Lele -> sambelnya itu lho…HOT…!!
  5. Steak Kamal -> sirloin/tenderloin sama2 empuk…enak2…
  6. Lunpia Latjuba -> dicocol pake saos
  7. Dawet Persik -> santan diganti susu kental manis…??
  8. Es CinCau Laura /es Monica -> segerrr….!!

Pesan Moral

  1. Kurangi penggunaan pupuk kimia karena dalam jangka panjang dapat merusak kesuburan tanah dan ikut andil meningkatkan global-warming.
  2. Penggunaan pupuk organik akan membuat makanan yg kita makan lebih sehat dan bergizi.

katayoi yg apa adanya